|
INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu di tahun 2011 ini siap meraih anugrah Adipura ke-5 yang penilaiannya akan dilakukan pada bulan Maret dan penilaian verifikasi dilakukan pada bulan Mei mendatang. Berbagai persiapan telah disusun dan dimatangkan sedemikian rupa, sehingga di era kepemimpinan Hj. Anna Shopanah dah Drs. H. Supendi, M,Si penghargaan tertinggi untuk kota terbersih itu bisa kembali di raih oleh Kabupaten Indramayu.
Dalam penilaian anugrah Adipura tahun 2011 terdapat beberapa perubahan penilaian yang signifikan bila dibandingkan dengan penilaian tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil penilaian tahap pertama (P1) yang dilaksanakan pada 27-28 November 2010 serta pembinaan program Adipura yang dilaksanakan di BPLHD Provinsi Jawa Barat, masih terdapat beberapa komponen yang memerlukan upaya untuk perbaikan kondisi lapangan agar dapat meningkatkan nilai dari Kabupaten Indramayu.
Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah menjelaskan, program Adipura merupakan bagian dari instrument untuk mengubah perilaku masyarakat, sehingga untuk mewujudkan kota bersih dan teduh bukan hanya dalam menghadapi penilaian Adipura semata, tetapi menjadi bagian dari perilaku dan budaya masyarakat. Oleh karena itu, perlu upaya nyata, berkesinambungan, dan terkoordinasi yang harus segera dilaksanakan oleh SKPD, BUMN, BUMD, swasta dan masyarakat melalui penataan fisik kota. Selain itu, Bupati Indramayu juga telah mengeluarkan surat edaran agar dilaksanakan oleh SKPD.
Untuk mendukung program itu diperlukan adanya komitmen dari pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat untuk mewujudkan kota Indramayu yang bersih dan teduh dengan dukungan dan partisipatif aktif dari seluruh SKPD, BUMN, BUMD, swasta dan masyarakat dalam upaya pembangunan/penyediaan, perbaikan, pemeliharaan, dan pemanfaatan sarana dan prasarana (fasilitas umum) yang menunjang terwujudnya kebersihan dan keteduhan kota Indramayu.
Beberapa perubahan dalam penilaian anugrah Adipura kali ini yakni penilaian terhadap lokasi pantau tidak lagi dibedakan menjadi pantau detail dan pantau wilayah, tetapi penilaian dilakukan secara menyeluruh di wilayah perkotaan. Kemudian kondisi sungai di wilayah perkotaan menjadi komponen dalam penilaian Adipura, bukan hanya secara fisik kebersihannya tetapi juga dari segi kualitas air sungai yang dibuktikan dengan hasil uji laboratorium.
Anna menambahkan, seluruh SKPD telah diberikan tanggungjawab untuk mensukseskan dan meraih anugrah Adipura ke 5 kalinya ini. Dan untuk seluruh masyarakat diharapkan dapat melakukan gerakan kebersihan lingkungan secara rutin setiap Hari Jum’at dan Minggu di lingkungan perumahan dan permukiman serta tidak melakukan pembakaran sampah. (deni/humasindramayu.com)
|